Risk Management

Risk Management atau Manajemen Resiko, kini  menjadi bagian yang tidak terpisahkan dan mulai dinyatakan secara eksplisit didalam  berbagai standard Internasional (ISO Standard) yang diterbitkan oleh International Standard for Organization (IOS), diantaranya sudah terlihat jelas didalam ISO yang dipublikasi pada bulan september 2015 yaitu ISO 14001:2015 dan ISO 9001:2015, keduanya sudah menggunakan konsep Risk based Thinking. Meskipun, kedua standard ini tidak meminta risk management secara formal, tetapi sudah mengarahkan ke setiap organisasi untuk berpikir resiko.

Hal ini berarti, risk management sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan lagi dalam kerangka manajemen sistem modern saat ini. Pemahaman terhadap segala potensi resiko akan membantu organsasi atau perusahaan untuk dapat berorientasi pada sustainability atay keberlangsungan.Apalagi, ditengah persaingan bisnis yang semakin ketat, menuntut perusahaan untuk dapat melakukan penyesesuaian yang cepat dengan segala kondisi bisnis yang ada.

Dalam pengembangan risk management, suatu organisasi atau perusahaan dapat mengacu pada standard ISO 31000:2009 Risk Management Principle and Guidelines. sedangkan mengenai teknik dan tools-tools yang didalam melakukan risk management dapat mengacu pada ISO 31010:2010 Risk management — Risk assessment techniques.

Secara garis besar metode dalam risk management terdiri dari beberapa elemen, sebagai berikut :

  • Identifikasi, mengkarakterisasi bentuk ancaman yang dapat terjadi.
  • Menilai kelemahan dari suatu asset penting terhadap acaman tertentu.
  • Menilai atau menentukan resiko yaitu menentukan potenti kemungkinan terjadinya (Likelihood) dan konsekuensi atau akibat dari suatu jenis acaman (Severity)
  • Mengidentifikasi dan menentukan cara untuk mengurangi resiko
  • Prioritas langkah-langkah pengurangan resiko berdasarkan strategi perusahaan.

CariSelamat.Com

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *