Mengenali Bahaya Di Tempat Kerja

Pemahaman atas segala bentuk sumber bahaya yang timbul dari pekerjaan yang dilakukan, terasa masih cukup awam sebagian besar pekerja di Indonesia. Padahal, pemahaman terdapat potensi bahaya, akan membantu mencegah terjadinya kecelakaan kerja maupun penyakibat kerja. Dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja dalam pasal 9 penjelasan mengenai kondisi dan bahaya yang dapat di timbul ditempat kera menjadi kewajiban dari pengurus atau pemimpin dari tempat kerja yang bersangkutan.

Sedangkan dalam pasal 12 tenaga kerja memiliki hak untuk menyatakan keberatan atas suatu pekerjaan bila mana syarat-syarat keselamata dan kesehatan kerja. Ketidak pahaman tenaga kerja akan potensi bahaya yang mereka hadapi dalam bekerja dapat mempertinggi peluang terjadi kecelakaan kerja dan penyakibat kerja. Hal ini terjadi, sebagai akibat dari ketidak pedulian pimpinan perusahaan maupun tenaga kerja terhadap potensi bahaya yang akan terjadi dan peraturan perundangan yang harus mereka pahami. Meskpun orientasi dalam bekerja seharusnya mengacu pada slogan Safety First, dalam praktek sebagian besar dunia usaha atau industri masih berfokus pada Production First.

Jika diperhatikan dari berbagai standar mengenai sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, mengenai sumber bahaya ditempat kerja menjadi langkah awal didalam pengembangan sistem keselamatan. Dari segala potensi sumber bahaya inilah dapat dilakukan penilaian resiko dan penentuan terhadap bentuk pengendalian yang tepat.

Mengenai sumber bahaya ditempat kerja dari lakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Material, terdapat sejumlah karakteristik material yang umum diketemukan mulai dari yang bersifat mudah terbakar, korosif, mudah meledak, beracun dan yang lainya, untuk lebih detail dalam merujuk kepada peraturan pemerintah No.74 Tahun 2001 tentang pengendalian bahan berbahaya dan beracun.
  • Metode, perbedaan metode kerja akan mengakibatkan perbedaan potensi bahaya yang dapat timbul dari suatu pekerjaan. Sebagai proses manual handling kesalahan dalam metode pengangkatan dapat mengakibatkan cidera serius.
  • Mesin, setiap peralatan dan mesin yang dipergunakan pasti dilengkapi dengan manual book atau buku panduan didalamnya pasti akan dijelaskan segala potensi bahaya yang dapat timbul. Umumnya ditandai dengan pernyataan Caution !. Perlu dipastikan tenaga kerja akan dari bahaya titik jepit, titik geser, perputaran mesin dan yang lainnya.
  • Lingkungan kerja, kondisi tempat juga sebagai salah satu sumber bahaya yang perlu diperhatikan. Ada beberapa parameter yang biasanya diperhatikan terkait dengan lingkungan kerja seperti, pencahayaan, kebisingan, getaran, dan yang lainnya.
  • Energi, setiap sumber energi yang dipergunakan mengandung potensi bahaya didalamnya. Pelepasan energi yang tidak terkendali sebagai penyebab kecelakaan kerja potential.

Membangun kepedulian untuk mengenali segala bentuk potensi sumber bahaya akan membantu dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja. Cariselamat.com

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *